PERJALANAN PAGI

Part 3

Banyak tanggapan tentang perjalanan ngebis saya….

“kalo ada perempuan yang nunggu trus lari2 ketika tu bis itu sudah datang…itu namanya perempuan hebat”…begitu kata teman kerja saya dulu di KUM**. Saya cm senyum2 bersemu merah. Sll begini jawaban saya , “Kanggoang ….nasib orang yang ga bs naik motor…untung masih ada bis…ada angkot…” antara merendah atau menyalahkan diri sendiri karena ga punya nyali,  tipis bedanya.

Alkisah selama kurang lebih 15 tahun saya ga berani naik motor pasca kecelakaan. Waktu itu SMA. Lukanya ga seberapa tp malunya luar biasa karena nabrak toko orang….tetangga pula….singkat cerita nyali saya ga ada untuk urusan yang satu ini….mungkin bagi banyak orang gampang pulih dari trauma semacam ini (trauma?! Semoga saya ga mendramatisir). Tapi bagi saya….saya harus kumpulkan nyali saya yang terserak dan bertekad….dan kepingan puzzle bernama nyali tadi baru selesai saya susun setelah 15 tahun perjalanan….15 TAHUN!…fiuh…

Komentar tadi berhasil membuat saya berasa di atas awan….tapi justru komentar terbanyak adalah “ belajar na’e naik motor lagi (bayangin punya temen yg logatnya khas Bali)….masak ke mana2 dianterin…gimana kalau pulang malam…gimana kalau angkotnya jarang…ato malah ga ada angkot sama sekali…gimana kalau…” yahhhhh….kalo hidup banyakan kalaunya….. ya ga bakal maju….untungnya hampir  90% hidup saya selama 15 tahun tadi dihabiskan di kota yang banyak angkotnya…12-24 jam pula….Jakarta dan Jogja….makanya saya cinta banget sama kota (Jogja (aja)) ini. …Selain karena separuh darah ini dari sana.

Sampai pada satu kepingan puzzle….saya harus ke Bali…pulang lagi….(mitosnya sih orang Bali pasti kemBali….lebih tepatnya ini mitos ato apa….tapi begitulah…dan saya syukuri bagian ini)….saya harus berjibaku lagi…membuat pilihan….menantang sang nyali atau pasrah pada situasi minimnya konektivitas, nunggunya lama, mahal (harusnya ada survey tentang tariff angkot termahal d Indonesia)…mending mahal….kadang tarifnya ga tentu…itu yang bikin lebih pusing daripada sekedar membayar lebih. Buat orang yang nyalinya belum lengkap, membayar lebih tentu bukan masalah (gayane le….)…

sampai pada kondisi megap2 krena mahalnya tarif tadi..saya memutuskan untuk memasang puzzle terakhir dan lengkaplah nyali saya….hari pertama perjalanan tabanan denpasar pake motor ….1 jam serasa 15 tahun tadi…lengkap dengan flash back apa yang saya alami selama 15 tahun tadi…keringat dingin…fisik dan mental terkuras…fiuh…apa saya mendramatisir….sepertinya tidak….mungkin perlu bertanya dan pastikan pada orang2 yang punya phobia tertentu….mungkin dengan begitu  bisa lebih paham tentang bagian hidup saya yang ini….:)

1 jam (15 tahun) perjalanan saya selesaikan….saya sampai di tujuan dengan selamat…saya “tengok” ke belakang…..saya bisa tersenyum dan menaikkan dagu…..bangga pada diri sendiri karena finish… mission accomplished.

Syukur saya setelah sampai ….ternyata merembet ke semua….perjalanan ini  toh untuk mereka juga kan….my lovely Raya….mamapapa…adik2…my big beloved family….teman2….smg mereka juga bangga karena saya (untuk kasus ini)berhasil…semoga….

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s